Wakil Bupati Sleman Resmikan Kandang Ayam Telur Sehat Pandansari, Langkah Besar Menuju Kemandirian Ekonomi Desa
WUKIRSARI — Pemerintah Kalurahan Wukirsari menggelar acara Peresmian Kandang Ayam Telur Sehat Bumkal “Pandansari” pada Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di Aula Utama Balai Kalurahan Wukirsari. Acara ini menjadi langkah penting dalam penguatan ekonomi kalurahan berbasis Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal) melalui sektor peternakan.
Acara dibuka dengan sambutan Lurah Wukirsari, Handung Tri Rahmawan, yang menegaskan bahwa pendirian kandang ayam sehat ini merupakan bagian dari upaya kemandirian ekonomi desa dan ketahanan pangan di wukirsari. Beliau juga menambahkan sesuai dengan Peraturan Menteri Desa (Permendes) No. 2 Tahun 2024, bahwa 20% dari Dana Desa (DD) wajib dialokasikan untuk program ketahanan pangan. Alokasi ini ditujukan untuk mendukung peningkatan produksi pangan lokal, pengembangan sektor peternakan dan perikanan, serta penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau lembaga ekonomi lain untuk mengelola dana ini sebagai penyertaan modal.
“Pembangunan kandang ayam ini bukan hanya soal produksi telur, tapi tentang keberanian Wukirsari untuk mengambil langkah maju dalam kemandirian ekonomi. Kami ingin Bumkal menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat,” jelas Handung.
Sambutan kedua disampaikan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, S.E., yang juga berkesempatan meresmikan secara simbolis Kandang Ayam Telur Sehat “Pandansari” melalui pemukulan gong. Dalam sambutannya, Danang memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Kalurahan Wukirsari.
“Kandang ayam sehat ini adalah contoh bagaimana desa bisa berdaya dengan memanfaatkan potensi yang ada. Saat ini kebutuhan telur di Sleman semakin meningkat, dan untuk memenuhinya Pemkab Sleman masih mengambil pasokan telur dari wilayah lain,” ungkapnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Andriyan Muryanto, S.H., M.H., yang menekankan bahwa Bumkal harus mampu menghadirkan model usaha yang profesional dan berkelanjutan.
“Bumkal Pandansari memiliki peluang besar berkembang. Apalagi dengan inovasi kandang modern sehingga lebih menghemat biaya produksi dan lebih efisien,” jelas Andriyan.
Ahmad Zamzami Nur, S.Pd., M.Pd., selaku Direktur Bumkal Pandansari menyampaikan materi tentang produksi telur sehat Bumkal Pandansari. Beliau memaparkan tentang sistem kandang hingga cara merawat dan tehnis penjualan telur sehat.
Acara peresmian ini turut dihadiri tokoh nasional dan internasional di bidang peternakan, yaitu Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., DEA., IPU., ASEAN Eng., Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan Kementerian Peternakan RI, serta Brian Rhodes Thorrington, Honorary Consul of the Republic of Indonesia in New Zealand. Selain itu hadir pula jajaran Muspika Kapanewon Cangkringan, lembaga desa, instansi terkait, dan tamu undangan lainnya.
Setelah prosesi peresmian, para tamu diajak mengunjungi langsung Kandang Ayam Telur Sehat Bumkal “Pandansari” yang terletak di Padukuhan Tanjung, Wukirsari. Para tamu melihat fasilitas kandang, sistem pemeliharaan ayam sehat, serta proses produksi telur yang mengutamakan standar kebersihan dan efisiensi.
Peresmian kandang ayam ini diharapkan menjadi awal bagi tumbuhnya unit usaha produktif yang mampu meningkatkan pendapatan asli kalurahan serta memperkuat ketahanan pangan lokal. Dengan dukungan pemerintah, akademisi, dan masyarakat, Bumkal Pandansari diyakini mampu menjadi model pengembangan usaha peternakan desa yang modern dan berkelanjutan.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin