Simulasi Bencana; Memperkuat Mitigasi Bencana di Kalurahan Wukirsari
Wukirsari, 2024 – Pemerintah Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, sukses menyelenggarakan kegiatan Pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) yang berlangsung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 19, 20, dan 21 Desember 2024. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama Kemensos bersama Dinas Sosial DIY, Dinas Sosial Kabupaten Sleman serta Pemerintah Kalurahan Wukirsari. Puncak kegiatan ini adalah Simulasi Bencana Angin Ribut yang dilaksanakan pada hari terakhir.
Pelaksanaan simulasi bencana melibatkan berbagai unsur, termasuk petugas, perangkat desa, dan masyarakat dari seluruh Kalurahan Wukirsari. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi bahaya bencana serta membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan kesiapsiagaan. Simulasi ini menjadi momen penting untuk mentransfer ilmu tentang penanganan bencana, sehingga masyarakat lebih siap menghadapi situasi darurat jika terjadi bencana di masa depan, meskipun tetap berharap agar wilayah ini selalu aman.
Dalam sambutannya, Sigit Alifianto, S.E., M.M., Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial DIY, menyampaikan bahwa pembentukan KSB merupakan langkah strategis dalam menciptakan masyarakat yang lebih tangguh terhadap bencana. Beliau juga mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin antara pemerintah daerah, dinas sosial, dan masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan ini.
Acara diawalai dengan simulasi yang disaksikan langsung oleh tamu undangan. Setelah itu, tamu undangan juga mengunjungi setiap divisi KSB untuk melihat langsung persiapan dan tugas-tugas masing-masing divisi dalam menghadapi skenario bencana. Kegiatan diakhiri dengan nyerahan bantuan logistik secara simbolis dari Kementrian Sosial.
Simulasi ini mendapat antusiasme tinggi dari warga, yang secara aktif berpartisipasi dalam berbagai skenario yang disimulasikan. Kegiatan berjalan lancar dan memberikan gambaran nyata tentang koordinasi dan tindakan yang harus dilakukan dalam menghadapi bencana angin ribut.
Hadir dalam acara ini beberapa tamu undangan, antara lain Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial DIY, Sigit Alifianto, S.E., M.M., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Mustadi, S.Sos, M.M., serta jajaran Muspika Kapanewon Cangkringan. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap pembentukan KSB di Wukirsari.
Dengan keberhasilan kegiatan ini, Kalurahan Wukirsari diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Kampung Siaga Bencana tidak hanya menjadi simbol kewaspadaan, tetapi juga wujud nyata dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang tangguh terhadap risiko bencana. (admweb)
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin