Gelar Budaya Wukirsari 2025 Hidupkan Seni Tradisi Menggerakkan Ekonomi

15 September 2025
Admin Wukirsari
Dibaca 117 Kali
Gelar Budaya Wukirsari 2025 Hidupkan Seni Tradisi Menggerakkan Ekonomi

Wukirsari, 14 September 2025 — Gelar Budaya Kalurahan Wukirsari 2025 yang dibuka dengan tema “Merajut Budaya, Menyatukan Nusantara” tidak hanya menjadi ajang pelestarian seni, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Setelah acara pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pentas delapan grup kesenian jathilan se-Kalurahan Wukirsari, yang tampil bergantian selama dua hari, Sabtu dan Minggu (13–14 September 2025). Delapan grup tersebut adalah Jathilan Bekso Sekar Merapi (Bedoyo), Turonggo Putro Madusari (Bulaksalak), Kudho Mustiko Sakti (Plupuh), Turonggo Mudho Tri Manunggal (Gungan), Jathilan Waskito Budoyo (Balangan), Turonggo Manunggal Budoyo (Ngentak), Krido Turonggo Mudo Manunggal (Sembungan), dan Krido Budoyo Turonggo Mudho (Gondang).

Pertunjukan yang digelar dari siang hingga malam ini berhasil menarik perhatian penonton dalam jumlah besar. Tidak hanya warga Wukirsari, tetapi juga masyarakat dari luar daerah turut hadir menyaksikan suguhan seni tradisi tersebut. Antusiasme penonton menjadi bukti bahwa budaya lokal masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

Selain menghidupkan kembali semangat seni tradisi, acara ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga. Sejumlah pelaku UMKM dan penjual makanan mengaku dagangannya laris selama acara berlangsung. Selain itu, organisasi pemuda di sekitar Balai Kalurahan Wukirsari juga mendapat pemasukan dari tiket parkir yang mereka kelola.

Dengan demikian, Gelar Budaya Wukirsari 2025 bukan hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga ruang interaksi sosial, hiburan rakyat, sekaligus penggerak roda ekonomi lokal.