Kebakaran Warung Kelontong di Plupuh, Wukirsari: Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Cukup Besar

19 Agustus 2025
Admin Wukirsari
Dibaca 77 Kali
Kebakaran Warung Kelontong di Plupuh, Wukirsari: Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Cukup Besar

Wukirsari, Sleman — Kebakaran menimpa sebuah warung kelontong milik Ibu Badriyah, warga Dusun Plupuh RT 03/RW 30, Kalurahan Wukirsari, pada Selasa (19/08/2025) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Peristiwa bermula ketika seorang warga yang melintas mengabarkan kepada pemilik bahwa warung dalam kondisi terbakar. Mendapati hal tersebut, Ibu Badriyah segera membangunkan anggota keluarga dan dibantu saksi bernama Ammar untuk memadamkan api dari pintu warung. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi turut bergotong royong membantu pemadaman dengan peralatan seadanya, seperti ember, agar api tidak merembet ke rumah tinggal yang berada tepat di belakang warung.

Api dengan cepat melahap bangunan yang sebagian besar berbahan kayu dan berisi barang kebutuhan sehari-hari. Warga bersama relawan UPC Wukirsari, Bhabinkamtibmas, serta personel piket Polsek Cangkringan terus berupaya melakukan pemadaman. Sekitar pukul 05.45 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan dan dinyatakan aman setelah dilakukan pendinginan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih Rp4 juta karena sebagian besar isi warung hangus terbakar.

Sesaat setelah menerima laporan, Pemerintah Kalurahan Wukirsari melalui Jagabaya langsung melakukan asesmen di lokasi kejadian. Bhabinkamtibmas Wukirsari, Aipda Pitra Restu, menyampaikan bahwa api pertama kali diketahui dari kepulan asap di warung. Ia mengapresiasi kesigapan warga yang segera bertindak sehingga kebakaran tidak meluas.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan api bisa dipadamkan berkat kerjasama warga serta relawan. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama memeriksa instalasi listrik maupun peralatan rumah tangga yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” ujar Aipda Pitra.

Pemerintah Kalurahan Wukirsari turut menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa keluarga Ibu Badriyah serta berharap warga semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.