Pemerintah Kalurahan Wukirsari Menggelar Kegiatan Pemantauan jentik di Dusun Duwet untuk Cegah DBD

18 Februari 2025
Admin Wukirsari
Dibaca 73 Kali
Pemerintah Kalurahan Wukirsari Menggelar Kegiatan Pemantauan jentik di Dusun Duwet untuk Cegah DBD

Pemerintah Kalurahan Wukirsari Menggelar Kegiatan Pemantauan jentik di Dusun Duwet untuk Cegah DBD

Kalurahan Wukirsari, 14 Februari 2025

Masih tingginya curah hujan di wilayah Kalurahan Wukirsari menyebabkan munculnya genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, penyebab utama Demam Berdarah Dengue (DBD). Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit ini, Pemerintah Kalurahan Wukirsari mengadakan Kegiatan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang bertempat di Dusun Duwet, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, pada Senin (14/02/25).

Jumantik atau Juru Pemantau Jentik adalah petugas khusus yang berasal dari lingkungan sekitar yang secara sukarela bertanggung jawab untuk melakukan pemantauan jentik nyamuk DBD di wilayahnya serta melaporkan hasil pengamatan secara rutin ke pihak kelurahan. Kegiatan ini bertujuan untuk memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.

Beberapa tugas utama yang dilakukan oleh Jumantik dalam kegiatan pemantauan wilayah meliputi:

  1. Mengecek tempat penampungan air dan lokasi yang dapat tergenang air bersih untuk memastikan tidak terdapat jentik nyamuk serta memastikan tempat tersebut tertutup rapat. Untuk tempat air yang sulit dikuras, petugas memberikan bubuk larvasida seperti abate.
  2. Membasmi keberadaan kain atau pakaian yang tergantung di dalam rumah, yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
  3. Mengecek kolam renang dan kolam ikan guna memastikan area tersebut bebas dari jentik nyamuk.
  4. Menyambangi rumah kosong atau tidak berpenghuni untuk memantau kemungkinan adanya jentik nyamuk.

Diharapkan dengan adanya kegiatan Jumantik ini, perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus dapat dikendalikan sehingga risiko penyebaran penyakit DBD dapat ditekan. Masyarakat juga diimbau untuk turut serta dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk guna menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit DBD.