Pentas Seni Memeriahkan Peringatan HUT ke-79 RI di Dusun Pusmalang RW 005

26 Agustus 2024
Admin Wukirsari
Dibaca 334 Kali
Pentas Seni Memeriahkan Peringatan HUT ke-79 RI di Dusun Pusmalang RW 005

Kalurahan Wukirsari, 26 Agustus 2024

Acara di Dusun Pusmalang RW 005 meriah dengan berbagai pertunjukan seni dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 pada Sabtu malam (24/08/2024). Acara ini dihadiri oleh Lurah Wukirsari, Handung Tri Rahmawan, Ketua Forum Komunikasi Adat Jawa dan Seni Tradisi Kapanewon Cangkringan, Sukapdi, Anggota DPRD Kabupaten Sleman, Ghani Sadat, serta Perwakilan Lembaga Kalurahan serta Pamong dan staf Kalurahan Wukirsari.

Kegiatan dimulai dengan pementasan fragmen yang dibawakan oleh Pemuda Pemudi Pusmalang. Pertunjukan ini menampilkan semangat kepahlawanan persatuan dan kesatuan yang dipadukan dengan keindahan seni teater. Selain itu, sejumlah tarian tradisional juga turut mengisi acara, memperlihatkan kekayaan budaya lokal yang masih terjaga dengan baik di Dusun Pusmalang.

Dalam sambutannya, Lurah Wukirsari, Handung Tri Rahmawan, mengapresiasi semangat masyarakat Dusun Pusmalang dalam melestarikan budaya dan tradisi melalui kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam membangun desa yang kuat dan berbudaya.

“Saya sangat bangga melihat antusiasme dan semangat warga Pusmalang dalam merayakan HUT RI ke-79 ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat rasa kebersamaan dan melestarikan warisan budaya kita. Semoga semangat ini terus terjaga dan diwariskan kepada generasi muda,” pesan Lurah Handung.

Pada kesempatan tersebut, , Ketua Forum Komunikasi Adat Jawa, Sukapdi juga menyerahkan Nomor Induk Kesenian (NIK) kepada Kelompok Kesenian Ketoprak "Taruno Budoyo" dan Kelompok Bregodo Dusun Pusmalang, sebagai legalitas kelompok kesenian serta bentuk dukungan resmi terhadap keberlanjutan seni dan budaya.

Dalam kesempatan yang sama, Sukapdi mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian budaya. Ia juga menekankan bahwa budaya adalah aset yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. "Sekarang sudah punya NIK, monggo dijaga kesenian budayanya," kata Sukapdi, menyampaikan pesan agar kesenian tradisional tetap hidup dan berkembang.

Puncak acara diisi dengan pentas kesenian ketoprak "Taruno Budoyo" yang disambut antusias oleh warga. Pertunjukan ketoprak ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi ajang untuk melestarikan seni tradisional yang telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk memperkuat rasa kebersamaan dan cinta budaya di kalangan masyarakat Dusun Pusmalang. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan tradisi dan seni budaya setempat dapat terus dilestarikan untuk generasi mendatang.